Kenapa website berhenti diperbarui setelah jadi, dan lima hal yang perlu Anda pegang sendiri
Domain atas nama siapa, siapa yang pegang kata sandi, dan siapa yang mengganti isinya. Lima hal yang menentukan website Anda tetap hidup.
Baca artikel →Artikel Pencarian AI
GEO (Generative Engine Optimization) adalah penyusunan informasi agar asisten AI bisa membaca dan mengutip usaha Anda dengan benar. Langkah dasarnya: tulis fakta penting sebagai teks, buat satu kalimat yang mendefinisikan usaha Anda, jawab pertanyaan nyata pelanggan, pasang data terstruktur, jangan blokir crawler AI, dan samakan informasi di semua tempat.
Coba tanyakan ke ChatGPT atau Gemini: “katering nasi kotak yang bagus di kota saya?” Jawabannya berisi nama usaha, kadang lengkap dengan alamat dan kisaran harga. Pertanyaannya: dari mana mesin itu tahu, dan kenapa usaha Anda tidak disebut?
GEO (Generative Engine Optimization) adalah penyusunan informasi di website dan profil online agar asisten AI bisa membaca, memahami, dan mengutip usaha Anda dengan benar. Kalau SEO berurusan dengan peringkat di Google, GEO berurusan dengan apakah nama Anda masuk ke dalam jawaban yang disusun AI.
Banyak asisten AI mencari di web saat menjawab pertanyaan tentang usaha dan tempat. Mereka mengambil potongan teks dari halaman yang informasinya jelas, lalu merangkumnya. Halaman yang informasinya tertanam di gambar, atau tidak bisa diakses, dilewati.
Harga, jam buka, alamat, area layanan, dan syarat sering hanya ada di poster atau brosur yang diunggah sebagai gambar. Manusia bisa membacanya, mesin sering tidak. Tulis ulang semuanya sebagai teks biasa di halaman.
Formatnya sederhana: [Nama usaha] adalah [jenis usaha] di [lokasi] yang [pembeda], untuk [siapa]. Taruh di halaman depan atau halaman Tentang. Kalimat seperti ini yang paling sering dipakai AI saat menjelaskan sebuah usaha.
Ambil pertanyaan dari chat WhatsApp dan DM: “bisa kirim ke luar kota?”, “minimal pesan berapa?”, “buka hari Minggu?”. Jadikan bagian tanya-jawab di website, dengan jawaban langsung di kalimat pertama.
Data terstruktur (schema) adalah penanda tersembunyi di kode halaman yang memberi tahu mesin mana nama usaha, alamat, nomor telepon, dan tanya-jawab. Pengunjung tidak melihatnya, tapi mesin pencari dan AI membacanya.
Beberapa layanan hosting dan firewall, misalnya Cloudflare, punya pengaturan untuk memblokir bot AI. Pastikan bot yang dipakai untuk pencarian tetap diizinkan, walaupun Anda memilih memblokir bot yang dipakai untuk melatih model AI. Periksa juga file robots.txt di website Anda.
Nama usaha, alamat, dan nomor telepon sebaiknya persis sama di website, Google Business Profile, Instagram, dan marketplace. Informasi yang berbeda-beda membuat mesin ragu, dan mesin yang ragu cenderung menyebut usaha lain.
Tidak ada. Tidak ada yang bisa menjamin nama Anda muncul di jawaban AI, sama seperti tidak ada yang bisa menjamin posisi pertama di Google. Yang bisa dilakukan adalah memastikan informasi Anda mudah dibaca, konsisten, dan bisa diakses. Itu syarat minimum untuk ikut dipertimbangkan.
Artikel lainnya
Domain atas nama siapa, siapa yang pegang kata sandi, dan siapa yang mengganti isinya. Lima hal yang menentukan website Anda tetap hidup.
Baca artikel →Halaman slot muncul di hasil Google atas nama website Anda? Begini cara memastikannya dan apa yang perlu dilakukan pertama kali.
Baca artikel →Penutup Mulai dari percakapan
Kirim pesan berisi nama usaha atau lembaga dan apa yang ingin dibenahi: belum punya website, website lama yang tidak terurus, atau stok dan kasir yang masih dicatat di buku.