Langsung ke isi

Artikel Keamanan

Website disusupi judi online: cara mengecek dan langkah pertama yang perlu dilakukan

Tim SignadigTerbit 5 menit baca

Ringkasnya

Ketik site:alamatwebsiteanda.com slot di Google untuk mengecek. Kalau muncul halaman yang tidak Anda buat, amankan dulu semua akses (ganti kata sandi, aktifkan verifikasi dua langkah), perbarui sistem dan plugin, bersihkan atau pulihkan dari backup bersih, lalu minta Google meninjau ulang lewat Search Console.

Banyak pemilik website baru tahu websitenya disusupi saat ada pelanggan yang mengirim tangkapan layar: nama usahanya muncul di Google bersama kata “slot” atau “gacor”. Padahal halaman depannya terlihat normal.

Itu karena penyusup biasanya tidak mengubah halaman depan. Mereka menyisipkan ratusan halaman baru di dalam website Anda, yang hanya terlihat oleh mesin pencari.

Cara mengecek dalam satu menit

Buka Google, lalu ketik perintah berikut dengan alamat website Anda sendiri:

site:alamatwebsiteanda.com slot

Ulangi dengan kata lain yang sering dipakai, misalnya gacor, togel, atau casino. Kalau muncul halaman yang tidak pernah Anda buat, website Anda kemungkinan besar sudah disusupi.

Cek juga Google Search Console

Kalau website Anda sudah terdaftar di Google Search Console, buka bagian Keamanan & Tindakan Manual, lalu Masalah keamanan. Google akan menampilkan peringatan di sana kalau mendeteksi konten berbahaya atau spam. Laporan Halaman juga bisa menunjukkan alamat-alamat aneh yang tiba-tiba diindeks.

Belum punya Search Console? Ini saat yang tepat untuk mendaftarkan website Anda. Gratis, dan berguna jauh setelah masalah ini selesai.

Langkah pertama: amankan dulu, baru bersihkan

Menghapus halaman judi tanpa menutup pintu masuknya hanya membuat halaman itu muncul lagi. Urutannya:

  1. Ganti semua kata sandi: panel hosting, admin website, FTP, dan database. Aktifkan verifikasi dua langkah bila tersedia.
  2. Periksa daftar akun admin. Hapus akun yang tidak Anda kenal.
  3. Perbarui sistem, tema, dan plugin ke versi terbaru. Hapus plugin yang tidak dipakai.
  4. Bersihkan file sisipan, atau pulihkan website dari backup yang dibuat sebelum penyusupan.
  5. Minta Google meninjau ulang. Kalau ada peringatan di Search Console, ajukan peninjauan setelah website bersih. Halaman sisipan yang sudah dihapus perlu waktu untuk hilang dari hasil pencarian.

Kenapa website bisa disusupi?

Penyebab paling umum adalah sistem atau plugin yang tidak pernah diperbarui, kata sandi lemah atau dipakai bersama, dan tema atau plugin bajakan yang sudah berisi kode tersembunyi sejak dipasang. Hampir semuanya bisa dicegah dengan perawatan rutin.

Kapan sebaiknya minta bantuan?

Kalau halaman sisipan muncul lagi setelah dihapus, kalau Anda tidak punya akses hosting, atau kalau tidak ada backup bersih, sebaiknya serahkan ke orang yang terbiasa menangani website. Penyusupan yang dibiarkan bisa membuat Google memberi peringatan ke setiap pengunjung yang membuka website Anda.

Penutup Mulai dari percakapan

Ceritakan usaha atau lembaga Anda. Rancangannya menyusul.

Kirim pesan berisi nama usaha atau lembaga dan apa yang ingin dibenahi: belum punya website, website lama yang tidak terurus, atau stok dan kasir yang masih dicatat di buku.

Konsultasikan website Anda